Solok, 11 Juni 2026 – Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Mahmud Yunus Batusangkar melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama BAZNAS Kabupaten Solok pada Kamis, 11 Juni 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Solok. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pengelola zakat guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Delegasi Prodi MAZAWA dipimpin oleh Drs. H. Emrizal, M.M. selaku Ketua Konsorsium MAZAWA, didampingi Asrida, M.E. selaku Ketua Program Studi MAZAWA, serta Lili Ramahdani, M.E. selaku Sekretaris Program Studi MAZAWA. Kehadiran tim Prodi MAZAWA disambut langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Solok, yaitu Drs. Edwar, M.M. (Ketua), Drs. H. Elyunus, S.H., Sp.N. (Wakil Ketua I), Rita Sundari, S.Sos.I., M.M. (Wakil Ketua II), Nazaruddin, S.Ag., M.Pd. (Wakil Ketua IV), serta para Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Solok.
Dalam suasana diskusi yang konstruktif, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang zakat dan wakaf. FGD ini juga menjadi forum pertukaran gagasan mengenai penguatan kompetensi mahasiswa serta peningkatan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak bagi masyarakat.
Beberapa kesepakatan penting yang dihasilkan dalam FGD tersebut antara lain:
- BAZNAS Kabupaten Solok menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dengan Prodi MAZAWA dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Prodi MAZAWA siap berkontribusi sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi, edukasi, dan pembinaan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Solok.
- BAZNAS Kabupaten Solok membuka kesempatan magang bagi mahasiswa Prodi MAZAWA sebagai sarana penguatan kompetensi dan pengalaman praktis di bidang pengelolaan zakat.
- BAZNAS Kabupaten Solok berkomitmen memberikan beasiswa kepada mahasiswa Prodi MAZAWA sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ketua Program Studi MAZAWA, Asrida, M.E., menyampaikan bahwa hasil FGD ini merupakan langkah awal yang sangat positif dalam membangun kemitraan yang saling menguntungkan. Melalui kerja sama ini, diharapkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif, sementara dosen dapat memberikan kontribusi keilmuan secara langsung kepada masyarakat melalui berbagai program BAZNAS.
Sementara itu, pihak BAZNAS Kabupaten Solok menyambut baik kolaborasi dengan Prodi MAZAWA dan berharap sinergi yang terjalin dapat diwujudkan dalam berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan tinggi sekaligus penguatan tata kelola zakat dan wakaf di Kabupaten Solok.
Melalui FGD ini, Prodi MAZAWA kembali menegaskan komitmennya untuk membangun jejaring kemitraan dengan berbagai lembaga strategis sebagai upaya mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan mampu berkontribusi dalam pengembangan ekosistem zakat dan wakaf di Indonesia.

